kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Panin Sekuritas tetap rekomendasikan "beli" INCO


Senin, 05 Mei 2014 / 10:32 WIB
ILUSTRASI. Jadwal tidur bayi yang bisa Anda terapkan agar bayi tidur nyenyak di malam hari


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Panin Sekuritas mempertahankan rekomendasi "beli" atas saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target harga Rp 4.000 per saham. Rekomendasi ini lantaran kinerja kuartal I 2014 salah satu produsen nikel terbesar nasional itu telah sesuai ekspektasi.

Fajar Indra, Analis Panin Sekuritas dalam riset per 5 Mei 2015 menulis, meski laba bersih INCO di kuartal I 2014 turun 34,8% year-on-year (yoy) menjadi US$ 18 juta, kinerja tersebut masih sesuai dengan estimasi sebelumnya.

Terlebih, laba bersih INCO di kuartal I 2014 melesat 516,4% dibandingkan kuartal IV 2013. Volume penjualan INCO yang naik 2,8% yoy menjadi 19.423 ton pun masih sesuai dengan target tahun ini yang dipatok sebanyak 80.000 ton.

Di 2014, INCO, dinilai Fajar, berpeluang untuk mendongkrak laba bersih hingga 100% lebih tinggi dibandingkan perolehan tahun lalu yang tercatat US$ 39 juta. Hitungan Fajar, laba bersih INCO di tahun ini diprediksi senilai US$ 90 juta.

Prediksi positif itu didasarkan pada tren kenaikan harga nikel yang terjadi di kuartal I 2014. Fajar memproyeksikan harga jual rata-rata nikel INCO bisa mencapai US$ 12.483 per ton di tahun ini, seiring dengan menipisnya persediaan bijih nikel di China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×