kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Panin Sekuritas tetap rekomendasikan "beli" INCO


Senin, 05 Mei 2014 / 10:32 WIB
ILUSTRASI. Jadwal tidur bayi yang bisa Anda terapkan agar bayi tidur nyenyak di malam hari


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Panin Sekuritas mempertahankan rekomendasi "beli" atas saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target harga Rp 4.000 per saham. Rekomendasi ini lantaran kinerja kuartal I 2014 salah satu produsen nikel terbesar nasional itu telah sesuai ekspektasi.

Fajar Indra, Analis Panin Sekuritas dalam riset per 5 Mei 2015 menulis, meski laba bersih INCO di kuartal I 2014 turun 34,8% year-on-year (yoy) menjadi US$ 18 juta, kinerja tersebut masih sesuai dengan estimasi sebelumnya.

Terlebih, laba bersih INCO di kuartal I 2014 melesat 516,4% dibandingkan kuartal IV 2013. Volume penjualan INCO yang naik 2,8% yoy menjadi 19.423 ton pun masih sesuai dengan target tahun ini yang dipatok sebanyak 80.000 ton.

Di 2014, INCO, dinilai Fajar, berpeluang untuk mendongkrak laba bersih hingga 100% lebih tinggi dibandingkan perolehan tahun lalu yang tercatat US$ 39 juta. Hitungan Fajar, laba bersih INCO di tahun ini diprediksi senilai US$ 90 juta.

Prediksi positif itu didasarkan pada tren kenaikan harga nikel yang terjadi di kuartal I 2014. Fajar memproyeksikan harga jual rata-rata nikel INCO bisa mencapai US$ 12.483 per ton di tahun ini, seiring dengan menipisnya persediaan bijih nikel di China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×