kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

OCBC Singapura urung beli, saham Bank Permata (BNLI) anjlok 7,32%


Jumat, 15 November 2019 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Kredit korporasi Bank Permata: Layanan nasabah di Bank Permata, Jakarta, Jumat (12/9).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) anjlok 7,32% menjadi Rp 1.140 per saham pada penutupan perdagangan, Jumat (15/11).

Penurunan saham tersebut disinyalir karena Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC) asal Singapura membatalkan akuisisi Bank Permata.

Baca Juga: Sudah uji tuntas, OCBC Singapura urung beli saham Bank Permata

Mengutip data RTI, volume transaksi saham Bank Permata pada hari Jumat sebanyak 70,54 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp 82,53 miliar. Frekuensi transaksi saham ini sebanyak 3.654 kali dan ditutup dengan PER 21,92 dan market capital sebesar Rp 31,97 triliun.

Dalam sepekan terakhir saham BNLI telah turun 9,16%. 

Sebelumnya, Bank OCBC diisukan tengah melakukan pertimbangan untuk membeli sekitar 90% saham Bank Permata dengan nilai US$ 1,9 miliar atau setara Rp 26,6 triliun (kurs 1 US$=Rp 14.000).

Baca Juga: Bunga deposito tertinggi kini hanya 6,6%, masih berminat masuk?

Namun berdasarkan pemberitaan Bloomberg, pasca melakukan due dilligence, Bank OCBC mengurungkan niatnya menawar Bank Permata karena dinilai tak sesuai harapan perusahaan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×