kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.016   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Obligasi jatuh tempo total Rp 2,5 triliun, Pegadaian sudah sisihkan dana


Rabu, 18 Juli 2018 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. Gerai Pegadaian


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memiliki obligasi jatuh tempo Rp 1 triliun pada 13 Oktober 2018, PT Pegadaian siap melunasi surat utang ini.

"Untuk seluruh obligasi yang jatuh tempo selama 2018, sudah kami siapkan dana untuk membayarnya," kata Sunarso, Direktur Utama Pegadaian kepada Kontan.co.id, Rabu(18/7).

Dia menegaskan, bahwa sumber dana yang dimiliki Pegadaian saat ini lebih dari cukup untuk melunasi utang obligasi, terutama yang bakal jatuh tempo pertengahan Oktober nanti. Sebagian sumber pendanaan berasal dari sisa laba tahun lalu yakni Rp 1,5 triliun. Dari total laba Rp 2,5 triliun, sebanyak Rp 1 triliun sudah disetorkan ke pemerintah dalam bentuk dividen.

Selain itu, di awal tahun Pegadaian juga sudah menerbitkan instrumen pendanaan senilai Rp 4 triliun, yakni obligasi Rp 3,5 triliun dan medium term notes (MTN) Rp 500 miliar. "Maka kami punya dana Rp 5,5 triliun, sedangkan total kewajiban bond yang jatuh tempo selama 2018 sebesar Rp 2,5 triliun," jelasnya.

Pegadaian pun memastikan kesiapan untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo di tahun depan. "Refinancingnya nanti kami pikirkan. Intinya, kondisi keuangan Pegadaian sangat sehat, likuid, solvable dan profitable," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×