kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Obligasi mata uang euro masih dibahas pemerintah


Selasa, 29 Oktober 2013 / 13:41 WIB
Obligasi mata uang euro masih dibahas pemerintah
ILUSTRASI. Nmax


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indonesia sedang mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi dalam bentuk mata uang euro pertama (euro bond) untuk mengantisipasi ketatnya pasokan dolar jika Federal Reserve memotong program stimulus moneter.

Departemen Keuangan hari ini , Selasa (29/10) mengatakan, penerbitan obligasi dalam mata uang euro direncanakan setara dengan US$ 6 miliar. Selain obligasi dalam bentuk euro, pemerintah juga akan menerbitkan obligasi dalam mata uang yen.

"Kami sedang mempertimbangkan seluruh obligasi, tetapi untuk saat ini kami hanya mendiskusikan yen dan euro," kata Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.

Penerbitan obligasi dalam mata uang asing dilakukan Indonesia untuk menutupi adanya defisit anggaran. Selain menawarkan obligasi mata uang asing, Indonesia juga menawarkan obligasi syariah yang ditawarkan kepada investor Timur Tengah.

Tahun 2014 nanti, Indonesia menetapkan target defisit anggaran sebesar 1,69% dari produk domestik bruto (PDB) atau senilai Rp 175,4 triliun atau setara US$ 15,87 miliar. Tahun 2013 ini, defisit anggaran Indonesia mencapai 2,38% dari PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×