kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

MNC Energy (IATA) Akan Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun, Simak Rekomendasi Analis


Jumat, 12 Mei 2023 / 05:30 WIB


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

Pandhu melihat, secara prospek, emiten produsen batubara akan menemui banyak tantangan di tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun lalu, termasuk untuk IATA.

Hal itu dikarenakan harga batubara yang mulai terkoreksi, sehingga akan sulit untuk mempertahankan profit margin seperti tahun lalu.

“Penurunan harga jual batubara sebenarnya dapat tertolong jika perseroan mampu menggenjot produksi, sehingga secara total penjualan masih dapat bertumbuh,” ungkapnya.

Baca Juga: Kinerja Melesat, Bisnis MNC Energy Investments (IATA) Tergantung Prospek Batu Bara

Dengan outlook jangka panjang yang relatif tidak terlalu cerah untuk sektor batubara, Pandhu sementara ini tidak merekomendasi sektor saham emiten batubara untuk investasi.

Pandhu merekomendasikan Reduce untuk IATA dengan target harga Rp 70 per saham di tahun 2023. “Saham di sektor ini mungkin sifatnya cenderung untuk trading jangka pendek saja, termasuk untuk IATA,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×