kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Minyak WTI jatuh ke level US$ 56,90 per barel, dua sentimen ini penyebabnya


Jumat, 08 November 2019 / 10:01 WIB

Minyak WTI jatuh ke level US$ 56,90 per barel, dua sentimen ini penyebabnya
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A pump jack operates in the Permian Basin oil and natural gas production area near Odessa, Texas, U.S., February 10, 2019. Picture taken February 10, 2019. REUTERS/Nick Oxford/File Photo


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka patokan Amerika Serikat (AS) jatuh pada perdagangan Jumat (8/11). Sentimen perundingan dagang AS-China serta meningkatnya pasokan minyak AS jadi sentimennya.

Mengutip Bloomberg, pukul 09.36 WIB, minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Desember 2019 ke level US$ 56,90 per barel atau turun 0,44%.

Senasib, minyak Brent pengiriman Januari 2020 ke level US$ 62,15 per barel atau turun 0,22% dari sesi sebelumnya.

Baca Juga: Pasar minyak gelisah karena pasokan AS dan kemungkinan mundurnya kesepakatan dagang

Asal tahu, perang dagang AS dan China telah memperlambat pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia dan mendorong analis untuk menurunkan perkiraan permintaan minyak. Meningkatkan ancaman kelebihan pasokan minyak pada 2020.

Pada hari Kamis (7/11), kementerian perdagangan China mengatakan kedua negara telah sepakat dalam dua pekan terakhir untuk membatalkan tarif perdagangan, tanpa memberikan batas waktu.

Tetapi komentar itu segera diselimuti keraguan, ketika Reuters melaporkan bahwa rencana membatalkan tarif menghadapi tantangan internal di Gedung Putih.

Baca Juga: Harga minyak terkoreksi di tengah tren kenaikan

Sebagai informasi, minyak Brent naik hampir 16% pada tahun 2019, didukung oleh kesepakatan antara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya seperti Rusia untuk membatasi pasokan hingga Maret tahun depan. Para produsen bertemu pada 5-6 Desember di Wina untuk meninjau kebijakan tersebut.


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan


Close [X]
×