kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Minyak disokong sinyal perlambatan produksi


Senin, 17 Juli 2017 / 11:08 WIB


Sumber: CNBC,Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Harga minyak dunia di pasar global lanjut menguat. Minyak mentah melaju didukung sinyal perlambatan produksi dan optimisme permintaan yang kuat.

Mengutip Bloomberg, Senin (17/7) pukul 10.48 WIB, minyak west texas intermediate (WTI) naik 0,23% dari posisi akhir pekan lalu ke level US$ 46,65 per barel.

Kenaikan harga minyak didorong permintaan yang kuat, serta tanda-tanda bahwa kenaikan produksi minyak di Amerika Serikat terus-menerus melambat.

"Penurunan persediaan minyak AS yang tajam pekan lalu didukung komentar dari IEA bahwa permintaan tumbuh lebih kuat daripada perkiraan semula. Operasional rig pengeboran minyak yang beroperasi di AS juga mereda," tulis ANZ Bank seperti dilansir CNBC, Senin.

Perusahaan jasa pengeboran, Baker Hughes AS menyatakan, AS hanya menambah dua rig dalam sepekan per 14 Juli, sehingga jumlah total rig yang beroperasi mencapai 765. Tingkat penambahan rig tercatat melambat. Tambahan rig selama empat pekan terakhir rata-rata hanya lima unit, terendah sejak November 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×