kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.833   42,00   0,25%
  • IDX 8.131   -15,69   -0,19%
  • KOMPAS100 1.144   -1,59   -0,14%
  • LQ45 833   0,16   0,02%
  • ISSI 286   -1,03   -0,36%
  • IDX30 435   1,25   0,29%
  • IDXHIDIV20 523   2,77   0,53%
  • IDX80 128   0,02   0,02%
  • IDXV30 142   0,57   0,41%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Minat ke Emiten Fundamental Kuat Meningkat, Simak Rekomendasi Saham Penghuni LQ45


Kamis, 05 Februari 2026 / 07:30 WIB
Minat ke Emiten Fundamental Kuat Meningkat, Simak Rekomendasi Saham Penghuni LQ45
ILUSTRASI. Layar Kinerja indeks saham LQ45. (KONTAN/Panji Indra). Prospek indeks LQ45 dinilai positif meski YTD turun. Analis beberkan saham unggulan yang bisa beri keuntungan besar.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Prospek saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 dinilai tetap positif, seiring meningkatnya minat investor pada emiten berfundamental kuat.

Pada perdagangan Rabu (4/2/2026), indeks LQ45 berada di level 832,795 atau naik tipis 1,1% dari hari sebelumnya. Meski begitu, secara year to date (ytd) indeks ini masih turun 1,63%.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai dalam skenario optimistis indeks LQ45 berpeluang bergerak hingga level 936 pada 2026.

Baca Juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas, Kamis (29/1)

Pendorongnya antara lain kembalinya minat pasar ke saham-saham berfundamental solid yang dinilai memiliki peluang meningkatkan pendapatan dan laba bersih.

Dukungan juga datang dari kondisi makroekonomi. Tren suku bunga acuan yang cenderung turun berpotensi menekan biaya pinjaman dan meningkatkan likuiditas.

“Kondisi ini bagus untuk mendorong likuiditas,” ujar Nafan, Rabu (4/2/2026).

Selain itu, kebijakan free float minimal 15% serta peningkatan transparansi data kepemilikan saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai memperbaiki kualitas pasar. 

Baca Juga: IHSG Diwarnai Sentimen Pertemuan BEI dan MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari ini

Aturan ini mendorong keterbukaan emiten dan penguatan tata kelola, sehingga kepercayaan investor, khususnya institusi domestik dan global, meningkat. Sinyalnya terlihat dari derasnya aliran dana asing ke saham big caps LQ45. 

Nafan menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia masih relatif solid. Pasar saham juga memasuki musim pembagian dividen, di mana sejumlah emiten LQ45 dijadwalkan menyalurkan dividen kepada pemegang saham.

 

Pandangan serupa disampaikan Pengamat Pasar Modal sekaligus Co-Founder Pasardana, Hans Kwee.

Menurutnya, investor kini mengalihkan dana ke saham berfundamental kuat, termasuk institusi besar seperti Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, dan dana pensiun. 

Baca Juga: Minat Investor Meningkat, Saham LQ45 Dinilai Punya Prospek Positif pada 2026

“Ada risiko saham gorengan diusut atau diperiksa OJK, sehingga investor beralih ke saham dengan fundamental bagus,” ujarnya.

Hans melihat peluang penguatan saham-saham LQ45 cukup terbuka, apalagi valuasi emiten big caps Indonesia masih tergolong murah.

Ia merekomendasikan saham BBCA, TLKM, ASII, BMRI, BBRI, dan BBNI, serta saham sektor emas dan pertambangan.

Nafan menilai BBCA tetap menarik bagi investor jangka panjang karena stabilitas kinerja dan dividen. “BBCA masih menarik untuk kombinasi stabilitas dan imbal hasil,” katanya. 

Sementara BBNI dinilai berpeluang meningkatkan pendapatan berbasis komisi seiring upaya menjaga kualitas aset, ekspansi pembiayaan, dan penguatan layanan digital.

Baca Juga: Investor Dinilai Mulai Melirik Saham Fundamental, Prospek Indeks LQ45 Bakal Cerah?

Dari sisi dividen, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) juga mencuri perhatian.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×