kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.911   -28,00   -0,16%
  • IDX 6.399   55,04   0,87%
  • KOMPAS100 843   10,66   1,28%
  • LQ45 639   8,48   1,34%
  • ISSI 221   2,33   1,06%
  • IDX30 359   4,59   1,30%
  • IDXHIDIV20 438   4,40   1,02%
  • IDX80 96   1,27   1,34%
  • IDXV30 120   0,90   0,75%
  • IDXQ30 114   1,23   1,09%

Meski Pasar Bergejolak, BNP Paribas Prediksi Dana Kelolaan Reksadana Tetap Tumbuh


Jumat, 07 Agustus 2026 / 14:31 WIB
Meski Pasar Bergejolak, BNP Paribas Prediksi Dana Kelolaan Reksadana Tetap Tumbuh
ILUSTRASI. Ilustrasi reksadana (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vivit Dewi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BNP Paribas Asset Management memproyeksikan dana kelolaan reksadana akan tetap bertumbuh pada semester II-2026 di tengah ketidakpastian ekonomi dan koreksi pasar yang sempat menekan kinerja industri pada paruh pertama tahun ini.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai aset kelolaan industri pengelolaan investasi mencapai Rp 1.025,12 triliun per Juli 2026 atau meningkat 2,08% secara bulanan month-to-month (mtm). Kendati demikian, secara kumulatif sejak awal tahun year-to-date (ytd), nilainya masih terkoreksi 1,69%.

Sementara itu, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana tercatat sebesar Rp 663,26 triliun pada Juli 2026, naik 1,59% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, angka tersebut masih turun 1,79% dibandingkan posisi pada awal tahun. Sebagai perbandingan, pada Januari 2026, AUM industri pengelolaan investasi sempat mencapai Rp 1.081,47 triliun, sedangkan NAB reksadana berada di level Rp 714,04 triliun.

BNP Paribas menyebut penurunan dana kelolaan pada semester pertama lebih banyak dipengaruhi oleh koreksi harga aset di pasar saham dan obligasi, bukan karena melemahnya minat investor terhadap produk reksadana.

"Kami melihat prospek pertumbuhan AUM reksadana pada semester II-2026 tetap positif. Penurunan AUM pada semester pertama lebih banyak dipengaruhi oleh koreksi pasar saham dan obligasi, sementara ketahanan dana kelolaan mengindikasikan bahwa minat investor dan net subscription masih relatif terjaga," ujar Head of Equity PT BNP Paribas Aset Management, Amica Darmawan kepada Kontan Jumat  (7/8/2026).

Baca Juga: Fluktuasi Pasar, Simak Strategi Investasi di Pasar Reksadana

Menurut Amica, pertumbuhan dana kelolaan pada paruh kedua tahun ini diperkirakan berasal dari kombinasi berbagai kelas aset. Reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap masih menjadi pilihan investor yang mengutamakan likuiditas dan stabilitas, terutama di tengah tingkat imbal hasil yang dinilai semakin menarik.

Di sisi lain, reksadana saham domestik dan global juga diperkirakan berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan dana kelolaan hingga akhir tahun. Instrumen tersebut dinilai cocok bagi investor yang memiliki horizon investasi jangka panjang dan mencari peluang pertumbuhan yang lebih tinggi.

Secara khusus, BNP Paribas melihat reksadana saham domestik maupun global berpotensi menjadi salah satu produk unggulan pada semester II-2026. Koreksi yang terjadi pada sejumlah saham domestik sepanjang tahun ini telah membuat valuasi dan profil risk-reward menjadi lebih menarik untuk akumulasi secara bertahap.

Sementara itu, reksadana saham global masih menawarkan peluang dari berbagai tema pertumbuhan struktural, terutama yang berkaitan dengan perkembangan kecerdasan buatan artificial intelligence (AI), industri semikonduktor, dan pembangunan infrastruktur digital.

BNP Paribas juga optimistis tren net subscription akan terus berlanjut hingga akhir 2026. Untuk mendukung pertumbuhan dana kelolaan, perusahaan akan berfokus pada konsistensi kinerja investasi, penguatan manajemen risiko, serta memastikan kesesuaian produk dengan profil investor.

Selain itu, BNP Paribas akan terus memperluas jaringan distribusi yang diimbangi dengan edukasi kepada investor guna mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di industri reksadana.

Baca Juga: Harga Saham BUMN Masih Tertekan Meskipun Laporan Kinerja Bagus, Cek yang Layak Beli?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×