kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.817   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.115   83,54   1,04%
  • KOMPAS100 1.145   13,60   1,20%
  • LQ45 827   6,35   0,77%
  • ISSI 288   4,66   1,64%
  • IDX30 430   3,24   0,76%
  • IDXHIDIV20 516   3,47   0,68%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 140   0,93   0,67%

Meski dibuka terkoreksi, IHSG sesi I naik 0,25%


Selasa, 26 Juni 2012 / 12:05 WIB
Meski dibuka terkoreksi, IHSG sesi I naik 0,25%
ILUSTRASI. Mengonsumsi jus nanas termasuk salah satu cara menurunkan asam lambung.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang sesi I terbilang positif. Meski sempat dibuka di zona merah, indeks berhasil rebound. Pada pukul 12.00, indeks tercatat naik 0,25% menjadi 3.867,287.

Sekitar 105 saham melonjak. Sedangkan jumlah saham yang turun sebanyak 89 dan 74 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi di sesi I terbilang sepi karena hanya melibatkan 1,311 miliar saham senilai Rp 1,282 triliun.

Secara sektoral, terdapat tujuh sektor yang menghijau. Tiga terbesar di antaranya yakni sektor pertambangan yang naik 0,86%, sektor infrastruktur yang naik 0,61%, dan consumer goods yang naik 0,56%. Sedangkan sektor konstruksi menjadi sektor dengan penurunan terbesar yakni 0,89%.

Saham-saham yang menduduki jajaran top gainers siang ini antara lain: PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) naik 8,82% menjadi Rp 370, PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) naik 7,94% menjadi Rp 340, dan PT Wicaksana Overseas Tbk (WICO) naik 7,27% menjadi Rp 59.

Sementara, di jajaran top losers terdapat saham-saham: PT Jaya Konstruksi Manggala Prata Tbk (JKON) turun 8,81% menjadi Rp 1.450, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) turun 7,32% menjadi Rp 380, dan PT Wahana Phonix Mandiri Tbk (WAPO) turun 6,67% menjadi Rp 70.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×