kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Meneropong prospek saham tambang batubara 2020


Senin, 24 Februari 2020 / 07:20 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

Juga PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang terus melakukan diversifikasi usaha, terlebih ADRO memiliki produksi batubara dengan kalori tinggi atawa coking coal yang dibutuhkan oleh industri baja.

Sekarang ini produksi coking coal ADRO sudah mencapai 30% dari total produksi ADRO. “Untuk yang punya produksi coking coal, mereka bisa memperbesar produksinya,” tambahnya.

Di sisi lain, Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menuturkan, prospek saham sektor pertambangan masih tertekan dan diprediksi belum bisa kembali pulih lantaran harga komoditas batubara masih berada dalam tren penurunan.

Baca Juga: Pasar saham kurang kondusif, investor asing beralih ke pasar obligasi

Terlebih, sambungnya, dampak wabah virus korona yang secara tak langsung turut mempengaruhi ekonomi China.

“Ketika ekonomi China terpengaruh, maka sektor pertambangan ikut kena imbasnya karena akan mempengaruhi permintaan pada sektor ini,” katanya pada Kontan, Minggu (23/2).

Sukarno menyarankan investor untuk melakukan strategi trading jangka pendek dengan menggunakan momentum teknikal. Namun, untuk saat ini mayoritas harga saham dari sektor pertambangan akan terkoreksi lebih dulu lantaran sudah menguat dari beberapa hari yang lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×