kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Mencermati dampak konflik AS-Iran terhadap ekonomi Indonesia


Rabu, 08 Januari 2020 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Nyala api muncul dari tumpukan nyala api di ladang minyak Nahr Bin Umar, utara Basra, Irak, 16 September 2019.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Thendra memprediksi, apabila harga minyak dunia dapat mencapai level  US$ 70-US$ 80 per barrel, maka nilai tukar rupiah dapat melemah ke Rp 14.200 - Rp 14.500 terhadap dolar AS. Per 12.30 WIB tadi, nilai tukar rupiah masih berada di level Rp 13.929 per dollar AS. 

Ia juga melihat, bursa saham Indonesia akan terkena dampak negatif atas peningkatan tensi geopolitik AS-Iran berupa koreksi wajar yang dapat terjadi. "Hampir keseluruhan sektor akan dirugikan karena penurunan daya beli dan peningkatan biaya bahan bakar," kata dia.

Baca Juga: Dolar AS keok, harga emas hari ini mendekati puncak tertinggi

Akan tetapi, bagi sektor pertambangan emas dan minyak, kondisi ini justru akan membawa dampak positif. "Pasalnya, harga minyak dan emas dunia kembali mencatatkan level tertinggi banding tahun lalu," ucap dia.

Untuk itu, ia menyarankan para investor untuk trading buy pada sektor yang tengah diuntungkan dari sentimen konflik AS-Iran ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×