kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.543.000   19.000   1,25%
  • USD/IDR 16.195   5,00   0,03%
  • IDX 7.164   1,22   0,02%
  • KOMPAS100 1.070   0,97   0,09%
  • LQ45 838   0,57   0,07%
  • ISSI 216   -0,45   -0,21%
  • IDX30 430   0,42   0,10%
  • IDXHIDIV20 516   -1,25   -0,24%
  • IDX80 122   0,37   0,31%
  • IDXV30 126   -0,52   -0,42%
  • IDXQ30 143   -0,58   -0,40%

Mencermati Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed Terhadap Saham Perbankan


Minggu, 08 Mei 2022 / 16:11 WIB
Mencermati Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed Terhadap Saham Perbankan
ILUSTRASI. Mencermati Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed Terhadap Saham Perbankan


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Keputusan The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dinilai dapat menjadi angin segar bagi saham emiten perbankan.

Analis fundamental B-Trade Raditya Pradana menjelaskan pada dasarnya, kenaikan suku bunga ini dapat menyebabkan kenaikan suku bunga kredit dan deposito. Hal ini, berpotensi meningkatkan pendapatan dan laba bersih emiten-emiten perbankan.

"Kami melihat emiten-emiten perbankan diuntungkan dalam katalis ini. Untuk 4 big caps perbankan, kami sarankan bisa melakukan buy on weakness," jelas Raditya kepada Kontan, Sabtu (7/5).

Baca Juga: Terdampak Keputusan The Fed, Simak Proyeksi IHSG pada Perdagangan Pasca Lebaran

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, per Kamis (28/4), empat saham bank yang dengan kapitalisasi pasar jumbo ditempati oleh saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 992 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 731 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Tp 413 triliun dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 170 triliun.

Senada, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menyebutkan sektor perbankan akan mendapat angin segar dari keputusan The Fed. Apa lagi, dia menilai bank Indonesia yang paling manis dan gurih dibandingkan bank negara lain sehingga menjadi perhatian.

BBCA Chart by TradingView

"Dengan kenaikan tingkat suku bunga tentu ini akan menaikkan laba dari bank-bank Indonesia. Ditambah kredit suku bunga sudah bertumbuh," ucapnya saat dihubungi Kontan.

Baca Juga: Bursa Saham Catat Kinerja Mentereng pada April 2022

Lebih lanjut, Nico menilai kenaikkan suku bunga merupakan hal yang harus dilakukan sehingga pihaknya masih menyukai saham-saham yang bergerak di energi, komoditas, perbankan, transportasi dan logistik.

Sementara, Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai saham bank akan berpotensi mengalami koreksi. Namun, adanya koreksi ini dapat dimanfaat untuk masuk berkaca pada pertumbuhan laba emiten perbankan pada kuartal I-2022 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
HOW TO CHOOSE THE RIGHT INVESTMENT BANKER : A Sell-Side Perspective Bedah Tuntas SP2DK dan Pemeriksaan Pajak (Bedah Kasus, Solusi dan Diskusi)

[X]
×