kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Rupiah menanti kepastian BBM


Senin, 17 November 2014 / 06:25 WIB
ILUSTRASI. Pelarangan ekspor bijih bauksit akan berdampak pada bisnis perusahaan, tetapi juga peluang pengembangan smelter. (KONTAN/Dimas Andi Shadewo)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diprediksi masih konsolidasi, dengan kecenderungan melemah. Ketidakpastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menyulitkan rupiah beranjak.

Akhir pekan lalu, sentimen yang sama menekan rupiah. Kurs tengah BI mencatat, rupiah melemah 0,12% ke Rp 12.206. Di pasar spot, pasangan USD/IDR turun tipis 0,08% menjadi Rp 12.213.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, rupiah tidak banyak bergerak, sebab pelaku pasar menanti kepastian kenaikan harga BBM, serta hasil pertemuan KTT G20. "Namun, pelemahan rupiah tidak tajam, sebab tertopang defisit transaksi berjalan kuartal III yang menyusut," jelas David.

Di sisi lain, dollar AS lebih kokoh, karena penjualan ritel dan indeks keyakinan konsumen Amerika bulan Oktober membaik. avid menduga, hari ini, rupiah masih konsolidasi dengan cenderung melemah di kisaran Rp 12.170-Rp 12.220.

Daru Wibisono, analis PT Monex Investindo Futures, sependapat, rupiah bakal bergulir terbatas, sebab menunggu hasil KKT G20 dan kenaikan harga BBM. Prediksinya, rupiah bergerak antara Rp 12.180-Rp 12.220.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×