kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Rupiah menanti kepastian BBM


Senin, 17 November 2014 / 06:25 WIB
Rupiah menanti kepastian BBM
ILUSTRASI. Pelarangan ekspor bijih bauksit akan berdampak pada bisnis perusahaan, tetapi juga peluang pengembangan smelter. (KONTAN/Dimas Andi Shadewo)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diprediksi masih konsolidasi, dengan kecenderungan melemah. Ketidakpastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menyulitkan rupiah beranjak.

Akhir pekan lalu, sentimen yang sama menekan rupiah. Kurs tengah BI mencatat, rupiah melemah 0,12% ke Rp 12.206. Di pasar spot, pasangan USD/IDR turun tipis 0,08% menjadi Rp 12.213.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, rupiah tidak banyak bergerak, sebab pelaku pasar menanti kepastian kenaikan harga BBM, serta hasil pertemuan KTT G20. "Namun, pelemahan rupiah tidak tajam, sebab tertopang defisit transaksi berjalan kuartal III yang menyusut," jelas David.

Di sisi lain, dollar AS lebih kokoh, karena penjualan ritel dan indeks keyakinan konsumen Amerika bulan Oktober membaik. avid menduga, hari ini, rupiah masih konsolidasi dengan cenderung melemah di kisaran Rp 12.170-Rp 12.220.

Daru Wibisono, analis PT Monex Investindo Futures, sependapat, rupiah bakal bergulir terbatas, sebab menunggu hasil KKT G20 dan kenaikan harga BBM. Prediksinya, rupiah bergerak antara Rp 12.180-Rp 12.220.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×