CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Menanti hasil RDG BI, rupiah dibuka melemah ke Rp 13.711 per dolar AS


Kamis, 20 Februari 2020 / 08:24 WIB
ILUSTRASI. Rupiah melemah dan kembali ke atas Rp 13.700 per dolar AS


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di pasar spot kembali dibuka di zona merah. Mengutip Bloomberg, Kamis (20/2) pukul 08.12 WIB, rupiah spot turun ke level Rp 13.711 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat, mata uang Garuda melemah 0,12% dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang ada di posisi Rp 13.695 per dolar AS.

Pergerakan rupiah setali tiga uang diang mayoritas mata uang di kawasan. Won Korea kembali menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,39%.

Disusul, ringgit Malaysia yang melemah 0,23%. Ada juga dolar Taiwan yang terkoreksi 0,12%. Peso Filipina dan baht Thailand pun turun masing-masing 0,06% dan 0,04%.

Baca Juga: Rupiah hari ini ditutup melemah tipis 0,01% ke Rp 13.695 per dolar AS

Dolar Singapura dan dolar Hong Kong pun ikut terkoreksi tipis sebesar 0,01%.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di hadapan the greenback setelah naik 0,17%.

Pergerakan rupiah hari ini menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Pada analis memprediksi, BI akan memangkas suku bunga acuan atawa BI 7-Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR). 

Asal tahu saja, saat ini BI7-DRRR berada di level 5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×