kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Menanti Hasil MSCI, Rupiah Melemah ke Rp 17.859 per Dolar AS


Selasa, 23 Juni 2026 / 15:40 WIB
Menanti Hasil MSCI, Rupiah Melemah ke Rp 17.859 per Dolar AS
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (AFP/BAY ISMOYO)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada Selasa (23/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,09% secara harian ke Rp 17.859 per dolar AS.

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,27% secara harian ke Rp 17.868 per dolar AS. 

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen risk off menjelang hasil MSCI.

Pelaku pasar menunggu hasil evaluasi MSCI, dimana pasar sempat mengalami tekanan setelah merilis Global Market Accessibility Review yang menurunkan penilaian indikator Information Flow Indonesia dari positif menjadi negatif. 

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.859 Per Dolar AS Hari Ini (23/6), Asia Terkoreksi

“Sejumlah catatan terkait transparansi struktur kepemilikan saham publik atau free float serta indikasi aktivitas perdagangan yang dinilai terkoordinasi dan informasi perusahaan emiten sering tidak tersedia secara lengkap dalam bahasa Inggris,” ujar Ibrahim, Selasa (23/6/2026). 

Ibrahim juga melihat bahwa pasar juga terus memantau tentang rentetan persoalan yang menimpa sejumlah perusahaan manufaktur mulai dari penghentian produksi, perumahan karyawan, keterlambatan pembayaran gaji hingga relokasi investasi ke negara lain dinilai menjadi sinyal melemahnya daya saing industri manufaktur nasional. 

Adapun untuk besok, Ibrahim mengatakan pergerakan rupiah dipengaruhi hasil MSCI Annual Market Classification Review. Rupiah juga akan dipengaruhi perkembangan sentimen geopolitik global. 

Baca Juga: Waspada Penipuan Investasi Drama China, YUDIA - Sensenowai Dihentikan, Ini Daftarnya

Ibrahim memperkirakan rupiah besok (24/6) bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 17.850 – Rp 17.900 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×