kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Melemah 1,26%, rupiah berpeluang tertekan hingga pekan depan


Jumat, 02 Agustus 2019 / 17:48 WIB


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan juga sepakat bahwa rupiah selama ini tertekan utamanya dari faktor eksternal. Ia mengatakan bahwa pernyataan Presiden Trump menyebabkan kinerja aset berIsiko termasuk rupiah semakin terbebani. "Mungkin, ini pekan yang luar biasa untuk rupiah tertekan akibat dolar AS," tambah Yudi.

Yudi juga ikut berkomentar mengenai faktor pemangkasan suku bunga yang turut melemahkan rupiah. Dia menilai, pernyataan Jerome Powell yang mengatakan The Fed tidak akan agresif memangkas suku bunganya hingga akhir tahun turut membuat rupiah semakin tertekan.

"Pernyataan Powell berbeda dengan ekspetasi pasar yang memperkirakan The Fed masih agresif memangkas suku bunganya hingga akhir tahun," ujar Yudi.

Baca Juga: Rupiah ditutup melemah 0,64% di level Rp 14.205 per dolar AS

Yudi dan Josua sepakat minimnya sentimen dari domestik menyebabkan rupiah tidak bisa menguat untuk pekan ini. Josua berpendapat sentimen domestik semacam rilis inflasi terbaru hanya ditanggapi netral oleh pasar.

Hingga pekan depan, rupiah dinilai masih akan tertekan oleh keperkasaan dolar AS. Josua memperkirakan rupiah akan bergerak melemah di level Rp 14.125-Rp 14.250. Ini karena data AS yang akan dirilis malam nanti memiliki ekspetasi yang bagus untuk dolar masih menguat.

Baca Juga: Simak pandangan Kemenkeu terkait kebijakan The Fed ke depan

Sedangkan data domestik pekan depan yang akan rilis seperti GDP kuartal II dan current account diprediksi agak melambat sehingga mempengaruhi rupiah untuk masih melemah.

Pekan depan, Yudi juga memperkirakan rupiah melemah di kisaran Rp 14.100 - Rp 14.300. Faktornya masih sama dengan Josua terkait data AS yang akan rilis malam ini dengan ekspektasi cukup bagus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×