kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.900   0,00   0,00%
  • IDX 6.313   -27,21   -0,43%
  • KOMPAS100 833   -6,25   -0,74%
  • LQ45 631   -5,79   -0,91%
  • ISSI 217   -0,76   -0,35%
  • IDX30 355   -2,86   -0,80%
  • IDXHIDIV20 440   -3,34   -0,75%
  • IDX80 95   -0,74   -0,77%
  • IDXV30 118   -0,39   -0,32%
  • IDXQ30 114   -1,00   -0,87%

MEJA Lanjutkan Persiapan Right Issue untuk Akuisisi PT Trimata Coal Perkasa


Rabu, 22 Juli 2026 / 12:57 WIB
MEJA Lanjutkan Persiapan Right Issue untuk Akuisisi PT Trimata Coal Perkasa
ILUSTRASI. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) (Dok/MEJA)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) akan melanjutkan proses rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa. MEJA akan menggelar hak memesan efek alias rights issue terlebih dahulu untuk mendukung aksi korporasi tersebut.

MEJA telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ketiga. RUPSLB tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus 2026. 

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,13% ke Rp 17.911 per Dolar AS pada Rabu (22/7) Siang

Selain itu, MEJA juga sedang menyelesaikan audit laporan keuangan periode Juni 2026. Perseroan turut menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sehubungan dengan rencana perubahan kegiatan usaha menjadi perusahaan induk (holding company).

Presiden Direktur Harta Djaya Karya Richie Adrian Hartanto menjelaskan rangkaian aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memperluas ruang lingkup usaha.

“Rencana penyelenggaraan RUPSLB ketiga, persiapan rights issue, dan rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa diharapkan dapat mendukung transformasi perseroan, memperkuat struktur permodalan, memperluas kegiatan usaha,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/7). 

Meski demikian, Richie menegaskan pelaksanaan rencana tersebut masih bergantung pada persetujuan pemegang saham. MEJA juga harus memenuhi ketentuan regulator serta menyelesaikan seluruh dokumen dan proses pendukung yang dipersyaratkan.

Baca Juga: IHSG Melemah 0,39% ke 6.315 pada Sesi I Rabu (22/7), AMMN, TLKM, KLBF Top Losers LQ45

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×