kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.975   2,00   0,01%
  • IDX 5.948   64,55   1,10%
  • KOMPAS100 772   8,67   1,13%
  • LQ45 584   5,53   0,96%
  • ISSI 206   2,10   1,03%
  • IDX30 331   3,45   1,05%
  • IDXHIDIV20 406   3,85   0,96%
  • IDX80 88   0,95   1,10%
  • IDXV30 110   1,41   1,30%
  • IDXQ30 106   1,00   0,95%

Mayoritas Bursa Asia Menguat pada Kamis (25/6) Pagi


Kamis, 25 Juni 2026 / 08:24 WIB
Mayoritas Bursa Asia Menguat pada Kamis (25/6) Pagi
ILUSTRASI. Mayoritas Bursa Asia menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi. Indeks MSCI Asia Pasifik naik lebih dari 1%.(Kyodo/via REUTERS)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas Bursa Asia menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi. Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 naik 1.948,09 poin atau 2,81% ke 71.108,69, Hang Seng turun 23,68 poin atau 0,10% ke 23.388,50, Taiex naik 727,37 poin atau 1,54% ke 46.773.

Kospi naik 352,10 poin atau 4,26% ke 8.831,92, ASX 200 turun 34,80 poin atau 0,40% ke 8.773,60, Straits Times naik 5,65 poin atau 0,09% ke 5.219,05 dan FTSE Malaysia naik 0,54 poin atau 0,03% ke 1.682,66.

Indeks MSCI Asia Pasifik naik lebih dari 1% didukung oleh kenaikan saham teknologi. 

Mengutip Bloomberg, hasil kinerja emiten yang menggembirakan, ditambah penurunan harga minyak membawa kelegaan bagi para investor saham di Asia setelah penurunan dua hari berturut-turut yang menyeret indeks regional ke level terendah dalam dua pekan.

Baca Juga: Harga Emas Berusaha Rebound pada Kamis (25/6) Pagi, Sinyal Bearish Masih Membayangi

Perhatian investor juga tertuju pada penguatan dolar AS yang menguat ke level tertinggi dalam tujuh bulan, yang membuat mata uang Asia melemah.

"Laporan pendapatan Micron semalam telah mengingatkan investor bahwa ketahanan siklus memori dan perdagangan AI yang lebih luas akan tetap ada,"  kata Hugh Lam, ahli strategi investasi di Betashares.

"Meskipun sentimen dapat berfluktuasi sebagai reaksi terhadap pergerakan harga saham yang signifikan, kendala pasokan struktural di seluruh DRAM dan NAND memberikan Batasan terhadap pelemahan lebih lanjut pada saham-saham ini setidaknya hingga tahun 2027."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×