kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Mayoritas Bursa Asia Melemah pada Kamis (8/1) Pagi, Terseret Pelemahan Wall Street


Kamis, 08 Januari 2026 / 08:26 WIB
Mayoritas Bursa Asia Melemah pada Kamis (8/1) Pagi, Terseret Pelemahan Wall Street
ILUSTRASI. Mayoritas bursa Asia melemah pagi ini setelah data AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan lapangan kerja. (REUTERS/Issei Kato)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Kamis (8/1/2026) pagi. Pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 366,10 poin atau 0,70% ke 51.596,10, Hang Seng turun 156,17 poin atau 0,59% ke 26.302,78, Taiex turun 25,87 poin atau 0,09% ke 30.400,23, ASX 200 naik 8,43 poin atau 0,10% ke 8.704, Straits Times naik 3,29 poin atau 0,09% ke 4.749,73 dan FTSE Malaysia turun 5,97 poin atau 0,36% ke 1.670,78. 

Mengutip Bloomberg, saham di Jepang dan Korea Selatan dibuka melemah. Kemarin, indeks saham global dan indeks S&P 500 sama-sama mencatatkan penurunan pertama di tahun 2026.

Data AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan lapangan kerja AS, sehingga mempertahankan spekulasi pasar tentang dua kali penurunan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Baca Juga: Harga Emas Rebound pada Kamis (8/1), Investor Menanti Rilis Data Pekerjaan AS

"Arus data semalam relatif beragam dan itu tercermin dalam sesi yang beragam di pasar global," kata Kyle Rodda, analis senior di Capital.com yang dilansir dari Bloomberg.

"Data makroekonomi juga menambah gejolak di Wall Street."

Di Asia, pasar mencermati langkah China yang memulai penyelidikan anti dumping bahan baku utama pembuat chip dari Jepang, yang menambah panas perselisihan antara kedua negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×