kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Mata uang yen tertekan pemilu


Rabu, 11 Oktober 2017 / 06:39 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita, RR Putri Werdiningsih, Tane Hadiyantono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. JAKARTA. Data ekonomi Jepang yang positif di awal pekan ini ternyata tidak mampu membuat yen menguat di hadapan mata uang dunia lainnya. Selasa (10/10), pasangan kurs EUR/JPY malah menguat 0,14% ke level 132,52. GBP/JPY juga naik 0,06% menjadi 148,18. Hanya pairing USD/JPY yang terkikis 0,21% ke posisi 112,44.

Senin (9/10), pemerintah Jepang merilis surplus neraca transaksi berjalan bulan Agustus tembus ¥ 2,27 triliun. Angka ini lebih tinggi ketimbang prediksi konsensus analis, yang sebelumnya memperkirakan surplus transaksi berjalan Jepang bakal turun dari sebelumnya ¥ 2,03 triliun menjadi ¥ 1,98 triliun.

Hal tersebut akhirnya membuat JPY berhasil mengungguli dollar Amerika Serikat (AS). Posisi USD juga tertekan setelah konflik di Semenanjung Korea memanas. Sebagai instrumen safe haven, JPY kembali diburu investor. Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf memperkirakan, hari ini (11/10) kurs yen tetap unggul terhadap AS.

Tapi, meski sudah diimbangi dengan data ekonomi yang positif, yen masih loyo di hadapan poundsterling. Anthonius Edyson, Analis Astronacci International, mengatakan, yen tertekan lantaran pasar khawatir atas percepatan pemilu Jepang.

Sejatinya, poundsterling juga tengah tertekan usai memanasnya politik Inggris, pasca menguatnya desakan partai Konservatif agar Perdana Menteri Theresa May mundur. Karena itu, peluang GBP/JPY berbalik arah cukup besar. "Tren pasangan ini sebenarnya masih bearish," ujar Anthonius.

Sementara, dari kawasan Eropa, rencana European Central Bank (ECB) memangkas stimulus mendapat respons positif dari pelaku pasar. Hal ini berhasil mengangkat kurs euro. Research & Analyst Asia Tradepoint Futures Andri Hardianto melihat pasangan ini akan tetap bergerak menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×