kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.903   68,00   0,38%
  • IDX 6.307   -67,81   -1,06%
  • KOMPAS100 821   -11,43   -1,37%
  • LQ45 625   -8,04   -1,27%
  • ISSI 218   -2,47   -1,12%
  • IDX30 346   -4,13   -1,18%
  • IDXHIDIV20 430   -4,00   -0,92%
  • IDX80 94   -1,24   -1,30%
  • IDXV30 118   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 111   -1,25   -1,11%

Masih ada tekanan pada IHSG


Rabu, 01 Februari 2017 / 07:01 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan terakhir Januari. Pelemahan indeks masih dipengaruhi sentimen global, khususnya kebijakan Amerika Serikat (AS). IHSG turun 0,16% ke 5.294,10 pada Selasa (31/1).

William Surya Wijaya, Analis Asjaya Indosurya, mengatakan, pengumuman inflasi dan pertumbuhan ekonomi akan jadi penggerak IHSG hari ini. "Kinerja emiten juga akan mempengaruhi pola gerak IHSG," kata William kemarin. Tapi, harga komoditas yang fluktuatif menjadi sentimen negatif.

Analis Binaartha Parama Sekuritas M. Nafan Aji mengatakan, kebijakan Presiden AS Donald Trump tentang travel ban terhadap warga dari tujuh negara muslim berdampak negatif terhadap pasar saham global, termasuk IHSG. "Respons pelaku pasar cukup negatif," kata Nafan.

Pasar juga menunggu hasil rapat FOMC bulan ini. Dari dalam negeri, pasar menanti rilis data ekonomi. Nafan melihat candlestick IHSG membentuk pola black closing marubozu, yang mengindikasikan potensi koreksi.

Dia memprediksi, IHSG akan melemah dengan support 5.275 dan resistance 5.330. William juga memprediksi, IHSG akan tertekan dengan support 5.251 dan resistance 5.336.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×