kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

IHSG menanti data inflasi


Selasa, 31 Januari 2017 / 08:16 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merah pada awal pekan. Senin (30/1), IHSG turun 0,19% menjadi 5.302,66.

Analis Asjaya Indosurya William Suryawijaya mengatakan, investor menanti data inflasi di awal Februari. "Kalau inflasi masih terkontrol, maka potensi kenaikan lanjutan masih besar," kata William kemarin.

William melihat, capital inflow yang masih terus mengalir turut menopang pergerakan IHSG. Kemarin, net buy asing mencapai Rp 301,7 miliar.

William memprediksi, IHSG bisa menguat dengan kisaran support 5.251 dan resistance 5.336.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, inflasi mungkin naik tipis akibat kenaikan harga BBM dan tarif dasar listrik.

Tapi dia memperkirakan inflasi masih berada di bawah level 4%. "Kemungkinan masih masih terkontrol, sehingga masih memberikan imbas positif terhadap indeks," kata Hans.

Hans melihat, arah kebijakan Amerika Serikat masih menjadi highlight pelaku pasar. Hans memprediksi adanya potensi kenaikan IHSG akibat rilis data ekonomi dan laporan keuangan emiten.

Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak dengan support 5.267–5.287 dan resistance 5.322–5.360

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×