kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Manufaktur turun, GBP terseret AUD


Kamis, 01 Oktober 2015 / 18:59 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Data manufaktur Inggris membuat mata uang poundsterling kehilangan tenaga di hadapan AUD. Mengutip Bloomberg, Kamis (1/10) pukul 16.49 WIB, GBP/AUD turun 0,795 ke level 2,1388.

Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, mata uang AUD berhasil menekan GBP di saat manufaktur Inggris masih tumbuh di angka 51,5, lebih tinggi dari proyeksi sebesar 51,3. Namun demikian, data manufacturing PMI Inggris ini turun dari sebelumnya 51,6. "Rilis manufaktur China yang positif memang mendukung mata uang Australia," ujar Yulia.

Yulia menduga, pasangan GBP/AUD akan melanjutkan pelemahan di akhir pekan. Pasalnya, data ekonomi dari Australia dan Inggris cenderung mendukung kenaikan AUD.

Penjualan sektor ritel di Australia diprediksi naik cukup tajam di level 4% dari sebelumnya minus 0,1%. Sementara dari Inggris, data konstruksi diperkirakan hanya naik tipis menjadi 57,5 dari sebelumnya 57,3. "Jika sesuai prediksi maka kenaikan AUD akan berlanjut," papar Yulia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×