kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Manggung Polahraya (MANG) Targetkan Laba Hingga Rp 20 Miliar di Tahun 2024


Kamis, 11 Januari 2024 / 12:20 WIB
Manggung Polahraya (MANG) Targetkan Laba Hingga Rp 20 Miliar di Tahun 2024
Pencatatan perdana saham?PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (11/1/2024).


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) menargetkan laba naik menjadi Rp 15 miliar-Rp 20 miliar di tahun 2024.

Sekretaris Perusahaan MANG Lie Kurniawan mengatakan, kenaikan laba ini memang naik pesat dari raihan laba tahun 2023. Melansir prospektus, laba Manggung Polahraya per Juni 2023 sebesar Rp 402,7 juta. Untuk laba tahun 2023, kata Kurniawan, berada di kisaran Rp 800 juta.

“Proyeksi kami di tahun 2024 itu laba di antara Rp 15 miliar-Rp 20 miliar. Peningkatannya sangat signifikan,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/1).

Baca Juga: Resmi Melantai di BEI Hari Ini, Saham MANG Turun 10%

Selain itu, MANG juga menargetkan kenaikan penjualan ke Rp 180 miliar di tahun 2024. Sebagai perbandingan, per Juni 2023, MANG mencatatkan penjualan sebesar Rp 34,8 miliar.

Kurniawan mengatakan, kenaikan laba dan pendapatan yang signifikan ini didorong oleh bertambahnya dana segar dari hasil initial public offering (IPO). 

“Sehingga, secara kemampuan untuk mengambil dan mengerjakan proyek meningkat. Kami juga bisa mengerjakan lebih banyak proyek secara bersamaan,” paparnya.

Memasuki tahun politik, MANG optimistis kinerjanya tidak akan terpengaruh secara negatif. Direktur Utama MANG Ni Ketut Mariani mengatakan, Manggung Polahraya sudah berdiri 30 tahun dan sudah mengalami masa-masa sulit sekaligus pergantian kepemimpinan.

Baca Juga: Banyak Saham Baru Di BEI, Analis Rekomendasi Satu Saham Berikut Untuk Investasi

“Itu tidak pernah kami pikirkan masalah politik. Kami sudah menghadapi beberapa kali pergantian presiden,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Kurniawan menambahkan, proyek yang digarap MANG memang banyak berasal dari BUMN. Namun, proyek tersebut sudah memiliki anggaran tersendiri, baik melalui APBN maupun APBD.

“Selama anggarannya tetap, peluang kami untuk dapat proyek lebih banyak akan semakin terbuka,” tuturnya.

MANG resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (11/1) dan menjadi perusahaan tercatat ketujuh di BEI pada tahun 2024. Pada penawaran umum, berdasarkan fixed allotment atau penjatahan pasti, saham MANG mengalami total kelebihan permintaan atau oversubscribed hanya 1 kali.

Perusahaan infrastruktur ini menawarkan sebanyak 762,50 juta saham dalam IPO dengan harga penawaran umum sebesar Rp 100 per saham. Jumlah saham yang dilepas lewat IPO ini setara 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah IPO. Dengan begitu, MANG berhasil mengantongi dana segar Rp 76,25 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×