kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Mandiri Sekuritas tangani tiga IPO baru senilai US$ 600 juta


Senin, 30 Mei 2011 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Persiapan Hotel Untuk Menyambut Kenormalan Baru: Staf karyawan dengan menggunakan pelindung wajah dan masker membersihkan properti di salah satu hotel di Jakarta Selatan, Kamis (11/6). Industri perhotelan yang sempat terhantam, mulai kembali mempersiapkan


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saat ini PT Mandiri Sekuritas tengah disibukkan dengan banyak hal. Selain mempersiapkan rencana initial public offering (IPO) Salim Ivomas, Mandiri Sekuritas juga tengah bersiap untuk menangani tiga perusahaan baru yang berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Semester dua nanti, kita akan menangani tiga perusahaan. Total value mereka sekitar US$ 600 juta," kata Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman di Jakarta, Senin (30/5).

Sayangnya, Iman masih enggan menyebut perusahaan mana saja yang telah memberinya mandat. Yang jelas, salah satu perusahaan tersebut mengincar dana hingga US$ 300 juta. "Mereka pakai buku Juni dan semester II mendatang baru listing," ujarnya.

Karena jumlah dana yang ingin dihimpun cukup besar, Iman mengungkapkan, jika untuk menangani IPO tersebut mereka tidak akan sendirian. "Kita buka kesempatan untuk joint lead," pungkas Iman.

Selain menangani IPO, di semester dua ini Mandiri sudah mendapatkan lima mandat untuk menangani obligasi. "Sektornya di keuangan, properti dan adalah beberapa lagi," kata Iman. Total nilai kelima obligasi tersebut mencapai Rp 5 triliun. Dimana dua diantaranya akan menggunakan buku Maret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×