kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Malaysian Palm Oil: Harga CPO akan tetap tinggi di tahun ini


Kamis, 19 Januari 2012 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Ditjen Pajak akan memburu sektor pajak potensial ini


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit atau crude palm oil (CPO) akan tetap tinggi di tahun ini. Malaysian Palm Oil Board menilai, harga minyak sawit bakal tetap menguat seiring lonjakan harga minyak mentah Brent, akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

"Kondisi cuaca yang tidak menentu juga mendongkrak harga minyak kedelai, sehingga harga CPO pun akan tetap kuat," ujar Direktur Jenderal Choo Yuen, di Kuala Lumpur, hari ini.

Sebagai catatan, kontrak CPO untuk pengiriman April di Malaysia Derivatives Exchange turun 0,6% ke level RM 3.160 atau setara US$ 1.017,39 per metrik ton hingga pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, hari ini, Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Bernard Dompok menyebutkan, produksi CPO Malaysia di tahun ini akan mencapai 19 juta metrik ton, seiring lebih banyaknya tanaman siap panen. Adapun, pendapatan ekspor dari minyak sawit mungkin mencapai 85 miliar ringgit (US$ 27,4 miliar) di 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×