kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LSIP kaji pembangunan pabrik kelapa sawit baru


Kamis, 18 September 2014 / 18:24 WIB
ILUSTRASI. Intp 7 Cara Mengatasi Kesulitan Bersin dengan Tisu hingga Makan Cokelat


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) ingin terus menggenjot produksi kelapa sawitnya. Emiten yang merupakan anak usaha PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) ini pun berencana membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kalimantan Timur. Berdasarkan perhitungan target kepemilikan lahan seluas 10.000 hektar, maka kebutuhan PKS adalah dengan berkapasitas 60 ton per jam.

"Kami memiliki rencana membangun PKS baru lagi. Tahun depan atau 2 tahun lagi," ungkap Direktur Utama LSIP, Benny Tjoeng, Kamis, (18/9).

Ia menambahkan, LSIP pun baru melakukan peningkatan kapasitas PKS di Sumatera Selatan dari 40 ton per jam menjadi 60 ton per jam. Di situ, investasi yang dikeluarkan sekitar Rp 135 miliar. Benny bilang, pihaknya sudah mulai melakukan percobaan pabrik tersebut di tahun ini.

Saat ini, LSIP memiliki bisnis kelapa sawit, karet, dan kakao. Benny memaparkan, pihaknya akan fokus di produksi dan belum berencana masuk bisnis hilir. Karena selama ini, bisnis hilir dikerjakan oleh sang induk yakni Indofood.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×