kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

LSIP kaji pembangunan pabrik kelapa sawit baru


Kamis, 18 September 2014 / 18:24 WIB
ILUSTRASI. Intp 7 Cara Mengatasi Kesulitan Bersin dengan Tisu hingga Makan Cokelat


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) ingin terus menggenjot produksi kelapa sawitnya. Emiten yang merupakan anak usaha PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) ini pun berencana membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kalimantan Timur. Berdasarkan perhitungan target kepemilikan lahan seluas 10.000 hektar, maka kebutuhan PKS adalah dengan berkapasitas 60 ton per jam.

"Kami memiliki rencana membangun PKS baru lagi. Tahun depan atau 2 tahun lagi," ungkap Direktur Utama LSIP, Benny Tjoeng, Kamis, (18/9).

Ia menambahkan, LSIP pun baru melakukan peningkatan kapasitas PKS di Sumatera Selatan dari 40 ton per jam menjadi 60 ton per jam. Di situ, investasi yang dikeluarkan sekitar Rp 135 miliar. Benny bilang, pihaknya sudah mulai melakukan percobaan pabrik tersebut di tahun ini.

Saat ini, LSIP memiliki bisnis kelapa sawit, karet, dan kakao. Benny memaparkan, pihaknya akan fokus di produksi dan belum berencana masuk bisnis hilir. Karena selama ini, bisnis hilir dikerjakan oleh sang induk yakni Indofood.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×