kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Lippo Karawaci (LPKR) lepas First REIT serta tambah kepemilikan LPCK dan SILO


Kamis, 16 April 2020 / 11:01 WIB
ILUSTRASI. CEO Lippo Karawaci John Riady usai menandatangani perjanjian kerjasama PT Lippo Karawaci Tbk dengan SoftBank Corp di Jakarta, Kamis (28/11/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

Transaksi akuisisi saham Siloam adalah 70 juta saham dengan harga rata-rata Rp 5.779. Transaksi akuisisi saham Lippo Cikarang adalah 80 juta saham dengan harga rata-rata Rp 600. Kedua akuisisi saham diselesaikan dalam dua transaksi yang terpisah masing-masing selama 4 minggu terakhir.

Baca Juga: Lippo datangkan 100 ventilator untuk dua rumah sakit darurat covid-19

Kedua transaksi tersebut dibiayai dengan kelebihan dana tunai yang dihasilkan dari divestasi kepemilikan First REIT. Adapun total pengeluaran dana tunai tersebut sebesar Rp 452,5 miliar.

CEO LPKR John Riady mengatakan transaksi ini dilaksanakan pada valuasi saham SILO dan LPCK yang sangat menarik. Selain itu, transaksi ini sejalan dengan komitmen LPKR untuk meningkatkan kepemilikan di bisnis inti.

"LPKR tetap konsisten dalam menjalankan rencana bisnisnya untuk fokus pada bisnis properti dan layanan kesehatan sebagai bisnis inti kami," jelasnya, Kamis (16/4).

Pada masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, John menjelaskan berdasarkan analisa internal tindakan yang paling bijaksana adalah menghemat dana tunai atau sedikit demi sedikit meningkatkan kepemilikan di anak-anak perusahaan bisnis utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×