kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Lion Air dan Unicharm batal IPO tahun ini? Ini jawaban BEI


Kamis, 21 November 2019 / 13:45 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi (kanan)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait waktu IPO dan pencatatan kepada emiten dan underwriter bersangkutan.

"Keputusan timing-nya bukan di kami. Keputusan waktu ada di underwriter dan emitennya kapan waktu yang pas untuk go public," tutupnya.

Baca Juga: Kebutuhan hunian co-living tinggi, Analis: Saatnya perusahaan properti IPO

Kontan.co.id mencatat, hingga saat ini telah ada 46 emiten yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yang terbaru, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) resmi melantai dan menjadi anggota ke-659 BEI.

Meski demikian, emiten yang melantai di BEI sepanjang 2019 didominasi emiten dengan emisi kecil.

Hingga kini, sepanjang 2019 nilai emisi terbesar berasal dari IPO PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) sebesar Rp 4,76 triliun yang resmi melantai pada 9 Juli 2019.

Baca Juga: Daftar Emiten Delisting dari Bursa Masih Bisa Bertambah premium

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×