kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Lelang SUN lesu, pemerintah hanya menyerap Rp 15 triliun


Selasa, 13 Agustus 2019 / 21:02 WIB
Lelang SUN lesu, pemerintah hanya menyerap Rp 15 triliun
ILUSTRASI. Pemerintah meraup Rp 15 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku pasar cenderung wait and see membuat hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (13/8) menurun. Jumlah penawaran yang masuk dalam lelang SUN hari ini sebesar Rp 26,51 triliun.

Jumlah tersebut menurun cukup dalam dari jumlah penawaran yang masuk dalam lelang SUN dua pekan lalu yang sebesar Rp 43,27 triliun. Pemerintah hanya menyerap Rp 15 triliun dari lelang hari ini. Sedangkan pada lelang dua pekan lalu pemerintah menyerap Rp 21,4 triliun.

Baca Juga: Persepsi risiko investasi Indonesia naik dalam jangka pendek

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto mengatakan minat pada lelang SUN hari ini menurun karena volume transaksi di pasar sekunder juga turun dalam sepekan lalu.

Terlihat kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) sejak 2 Agustus 2019 hingga 12 Agustus 2019 menurun sekitar Rp 14 triliun. Alhasil yield jadi bergerak naik ke sekitar 7,5% dari 7,1% di akhir bulan lalu.

Baca Juga: Pemerintah lelang SUN Selasa (13/8) ini, berikut perkiraan imbal hasilnya

"Pasar obligasi memang lagi wait and see setelah perang dagang AS dan China makin memanas dan tak kunjung menuai kesepakatan," kata Ramdhan, Selasa (13/8). Kondisi ini juga membuat nilai tukar rupiah terkoreksi dan mengurangi minat investor asing.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×