kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.094   -54,00   -0,31%
  • IDX 7.166   195,42   2,80%
  • KOMPAS100 990   32,09   3,35%
  • LQ45 724   22,39   3,19%
  • ISSI 256   6,22   2,49%
  • IDX30 395   12,82   3,35%
  • IDXHIDIV20 484   11,84   2,51%
  • IDX80 111   3,48   3,22%
  • IDXV30 132   2,09   1,60%
  • IDXQ30 128   3,74   3,01%

Lelang SUN lesu, pemerintah hanya menyerap Rp 15 triliun


Selasa, 13 Agustus 2019 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah meraup Rp 15 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku pasar cenderung wait and see membuat hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (13/8) menurun. Jumlah penawaran yang masuk dalam lelang SUN hari ini sebesar Rp 26,51 triliun.

Jumlah tersebut menurun cukup dalam dari jumlah penawaran yang masuk dalam lelang SUN dua pekan lalu yang sebesar Rp 43,27 triliun. Pemerintah hanya menyerap Rp 15 triliun dari lelang hari ini. Sedangkan pada lelang dua pekan lalu pemerintah menyerap Rp 21,4 triliun.

Baca Juga: Persepsi risiko investasi Indonesia naik dalam jangka pendek

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto mengatakan minat pada lelang SUN hari ini menurun karena volume transaksi di pasar sekunder juga turun dalam sepekan lalu.

Terlihat kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) sejak 2 Agustus 2019 hingga 12 Agustus 2019 menurun sekitar Rp 14 triliun. Alhasil yield jadi bergerak naik ke sekitar 7,5% dari 7,1% di akhir bulan lalu.

Baca Juga: Pemerintah lelang SUN Selasa (13/8) ini, berikut perkiraan imbal hasilnya

"Pasar obligasi memang lagi wait and see setelah perang dagang AS dan China makin memanas dan tak kunjung menuai kesepakatan," kata Ramdhan, Selasa (13/8). Kondisi ini juga membuat nilai tukar rupiah terkoreksi dan mengurangi minat investor asing.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×