kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Lelang sukuk oversubscribe hampir 4 kali


Selasa, 19 April 2016 / 20:36 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Investor kembali menyerbu lelang surat berharga syariah negara (SBSN), Selasa (19/4). Dalam lelang ini, pemerintah mengalami kelebihan permintaan hampir empat kali dengan total permintaan yang masuk mencapai Rp 15,3 triliun.

Seri project based sukuk (PBS) 009 mengalami permintaan Rp 4,81 triliun dengan yield tertinggi dan terendah yang masuk masing-masing 7,68% dan 7,31%. Seri ini kemudian diserap Rp 1,01 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,41% dan tingkat imbalan 7,75%.

Kemudian, seri PBS012 mengalami total permintaan Rp 3,34 triliun dengan yield tertinggi 8,5% dan yield terendah yang masuk 7,9%. Seri ini dimenangkan Rp 1,22 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,99% dan tingkat imbalan 8,87%.

Lainnya, seri PBS006 mengalami permintaan Rp 2, 29 triliun dengan yield tertinggi 7,84% dan yield terendah 7,46%. Seri ini dimenangkan Rp 1,37 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,59% dan tingkat imbalan 8,25%.

Seri PBS011 mengalami total permintaan Rp 1,75 triliun dengan yield tertinggi 8,03% dan yield terendah 7,68%. Seri ini kemudian diserap Rp 1,58 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,72% dan tingkat imbalan 8,75%.

Lalu, seri bertenor pendek enam bulan mengalami permintaan Rp 3,10 triliun dengan yield tertinggi 7% dan yield terendah yang masuk 5,43%. Seri ini dimenangkan Rp 1 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 5,54% dan tingkat imbalan diskonto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×