kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.969   56,00   0,31%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Lakukan diversifikasi usaha, Adhi Karya masuk bisnis pengolahan limbah


Jumat, 13 April 2018 / 20:51 WIB
ILUSTRASI. Logo ADHI Karya di stasiun kereta bandara


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Karya (persero) Tbk (ADHI) berencana untuk melakukan diversifikasi usaha dengan masuk ke bisnis pengelolaan limbah. Menurut ADHI potensi dari bisnis ini cukup besar dengan selesainya beberapa konsensi perusahaan minyak dan gas bumi dalam beberapa tahun terakhir.

"Potensinya sangat besar kalau kita hitung berdasarkan luasan yang tercemar maka tercatat 800 area tercemar, dengan luas 170 kilometer persegi (km²). Volume yang telah teridentifikasi sebesar 7 juta- 8 juta meter kubik (m³)," kata Budi Saddewa Soediro, Direktur Operasional I PT Adhi Karya (persero) Tbk, Jumat (13/4).

Budi menambahkan, potensi bisnis pengolahan limbah secara keseluruhan bisa mencapai Rp 176 triliun. 

Budi juga bilang, masa konsesi beberapa perusahaan oil dan gas di Indonesia akan berakhir dalam waktu dekat seperti Chevron yang akan berakhir tahun 2018 dan Blok Mahakam yang sudah berakhir tahun 2017.

Budi mengatakan bahwa masuknya ADHI ke lini bisnis ini sudah disepakati dan disetujui oleh pemegang saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×