Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laba bersih PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) turun kala penjualan tercatat naik sepanjang periode Januari-Maret 2026.
Emiten perkebunan ini membukukan penjualan sebesar Rp 517,12 miliar di kuartal I 2026, naik 8,54% secara tahunan dari Rp 476,41 miliar di kuartal I 2025.
Segmen crude palm oil (CPO) berkontribusi mayoritas sebesar Rp 446,35 miliar. Sisanya, segmen palm kernel (PK) menyumbang Rp 70,77 miliar.
Baca Juga: Outlook Negatif Fitch dan Arab Keluar dari OPEC Tekan Rupiah ke Rekor Terlemah
Beban pokok penjualan tercatat ikut naik menjadi Rp 288,93 miliar di akhir Maret 2026, dari sebelumnya Rp 229,71 miliar di akhir Maret 2025.
Alhasil, laba bruto tergerus 0,65% secara year on year (yoy) menjadi Rp 228,19 miliar di kuartal I 2026, dari Rp 246,7 miliar.
Laba bersih NSSS pun menjadi Rp 141,77 miliar sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, turun 12,57% yoy dari Rp 162,16 miliar.
Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp 5,96 di kuartal I 2026, turun dari Rp 6,81 di kuartal I 2025.
Per 31 Maret 2026, NSSS punya total aset Rp 4,23 triliun. Ini naik dari Rp 4,2 triliun per 31 Maret 2025.
Total liabilitas NSSS sebesar Rp 2,15 triliun di akhir Maret 2026, turun dari Rp 2,26 triliun di akhir Desember 2025. Sementara, total ekuitas tercatat Rp 2,08 triliun per kuartal I 2026, naik dari Rp 1,94 triliun di akhir tahun 2025.
NSSS memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 831,81 miliar di akhir Maret 2026, naik dari Rp 337,38 miliar di periode sama tahun lalu.
Baca Juga: Laba Emiten Haji Isam Jhonlin Agro (JARR) Turun 30% di Kuartal I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













