Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba pada semester I-2026. Raihan tersebut dinilai melampaui target perusahaan sehingga tetap menopang prospek positif saham emiten ritel gaya hidup tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan hingga Juni 2026, MAPI membukukan pendapatan bersih Rp 24,16 triliun atau naik 23,36% secara tahunan. Laba bersih meningkat 26,49% menjadi Rp 1,22 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu.
Equity Research Analyst Indo Premier Sekuritas Andrianto Saputra dan Nicholas Bryan menjelaskan, laba bersih semester I-2026 sejalan dengan estimasi konsensus. Pendapatan bahkan melampaui proyeksi mereka maupun konsensus pasar.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan pada Jumat (31/7), Ini Proyeksi Analis
Menurut Indo Premier, laba bersih semester I telah mencapai 50% dari estimasi konsensus setahun penuh. Sementara itu, pendapatan MAPI telah memenuhi 52% proyeksi Indo Premier dan 51% estimasi konsensus.
“Pertumbuhan pendapatan semester I sebesar 23,5% secara tahunan berada di atas panduan manajemen yang menargetkan pertumbuhan penjualan hanya pada kisaran high single digit sepanjang 2026,” tulis mereka dalam riset yang dirilis pada Rabu (29/7/2026).
Andrianto dan Nicholas menyebut pertumbuhan pendapatan kuartal II terutama ditopang segmen specialty yang meningkat 16,7% secara tahunan. Kinerja tersebut didorong pertumbuhan bisnis active dan non-active masing-masing sebesar 15,5% serta 17,9%
Selain itu, segmen makanan dan minuman mulai menunjukkan pemulihan dengan pertumbuhan penjualan 7,9% secara tahunan. Raihan tersebut berbalik dari minus 4,4% pada kuartal II-2025.
Menurut Andrianto dan Nicholas, ekspansi margin bisnis active PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) turut menopang profitabilitas MAPI. Peningkatan margin segmen tersebut mampu mengimbangi sebagian pelemahan bisnis department store.
Baca Juga: Harga Minyak, Gas, dan Batubara Kompak Melemah, Apa Penyebabnya?
Secara keseluruhan, Indo Premier Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli MAPI dengan target harga di Rp 1.600. Pada akhir perdagangan Kamis (30/7), MAPI parkir di level Rp 1.560 per saham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














