kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Tuntaskan Pembangunan Smelter Tembaga, Begini Rekomendasi Saham AMMN


Senin, 27 Juli 2026 / 17:14 WIB
Tuntaskan Pembangunan Smelter Tembaga, Begini Rekomendasi Saham AMMN
ILUSTRASI. Tambang Amman Mineral (Dok/AMMN)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mendapat katalis positif yang dapat berdampak signifikan terhadap kelangsungan usahanya dalam jangka panjang. Hal ini seiring rampungnya proyek smelter tembaga mereka di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penyelesaian proyek ini dikukuhkan melalui penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) antara AMMN dengan mitra strategisnya, China Nonferrous Metal Industry's Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC), di kantor pusat NFC di Beijing, Tiongkok, pada 18 Juli 2026 lalu.

Penandatanganan PAC menandai selesainya seluruh pekerjaan konstruksi dan penyelesaian item-item punch list terkait komisioning yang menjadi bagian dari ruang lingkup kontrak. Meskipun smelter tembaga AMMN telah beroperasi selama lebih dari satu tahun, pencapaian tonggak penting ini menegaskan bahwa smelter telah berhasil memenuhi seluruh uji jaminan kinerja atau performance guarantee test, sebagaimana dipersyaratkan dalam kontrak dan secara resmi memasuki fase operasi jangka panjang. 

Baca Juga: Marketing Sales Summarecon (SMRA) Tembus Rp 2,5 Triliun, Cek Prospek Saham Kinerjanya

Presiden Direktur Amman Mineral Internasional, Arief Sidarto mengatakan, penyelesaian proyek ini merupakan hasil dari dedikasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan salah satu kompleks smelter tembaga dan pemurnian logam mulia terintegrasi paling canggih di dunia. 

"Beroperasinya smelter ini menegaskan komitmen kami untuk mendukung agenda hilirisasi nasional. Ke depan, kami berharap ekosistem kebijakan yang mendukung daya saing industri pengolahan dan pertambangan dalam negeri dapat terus diperkuat agar Indonesia mampu memaksimalkan manfaat hilirisasi dan tetap kompetitif di tengah dinamika global,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Jumat (24/7).

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), smelter tembaga tersebut dirancang untuk mengolah hingga 900.000 metrik ton konsentrat per tahun yang berasal dari Tambang Batu Hijau, dan di masa depan yaitu Tambang Elang.

Kompleks terintegrasi ini akan memproduksi katoda tembaga berkualitas tinggi, emas, perak, asam sulfat, dan selenium yang menjadi bahan penting bagi berbagai sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi dan transisi energi global. Dari energi terbarukan dan mobilitas listrik hingga teknologi digital serta manufaktur berteknologi tinggi, produk-produk tersebut akan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan dunia yang terus meningkat akan mineral kritis.

Dengan mengintegrasikan teknologi pengolahan terkini dan sistem pengelolaan lingkungan kelas dunia, fasilitas ini dirancang untuk menghasilkan tingkat pemulihan logam yang optimal, efisiensi energi yang lebih tinggi, keandalan operasional yang kuat, serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, penyelesaian smelter ini merupakan game changer bagi AMMN, karena akan mengubah model bisnis perusahaan dari sekadar produsen konsentrat menjadi perusahaan yang memiliki kemampuan hilirisasi.

Dalam jangka panjang, smelter berpotensi memberikan beberapa manfaat utama bagi AMMN, seperti meningkatkan nilai tambah melalui penjualan produk hilir dengan margin lebih baik, mengurangi ketergantungan terhadap ekspor konsentrat sekaligus meminimalisasi risiko perubahan regulasi ekspor mineral, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok karena proses pengolahan kini dilakukan di dalam negeri.

"Smelter ini juga membuka peluang sinergi dengan industri hilir nasional, termasuk ekosistem manufaktur dan elektrifikasi," ujar dia, Senin (27/7).

Walau begitu, Nafan menilai kenaikan target produksi tambang tidak otomatis terjadi hanya karena smelter selesai dibangun. Produksi AMMN tetap ditentukan oleh kapasitas tambang, kualitas bijih, rencana penambangan, serta izin operasional. Artinya, smelter lebih berfungsi sebagai pendorong agar seluruh produksi dapat diolah secara optimal.

Dari sisi kinerja, kontribusi finansial dari smelter tersebut akan meningkat secara bertahap seiring tercapainya utilisasi mendekati kapasitas penuh, stabilisasi proses comissioning, optimalisasi recovery rate logam, serta tetap kuatnya harga tembaga dan emas di pasar global.

"Dengan demikian, dampak positifnya lebih bersifat bertahap atau progressive earnings growth dibandingkan lonjakan instan," imbuh dia.

Untuk memaksimalkan kontribusi smelter tembaga, AMMN perlu mempercepat proses ramp-up hingga utilisasi smelter tersebut mendekati kapasitas optimal secara bertahap serta menjaga kesinambungan pasokan konsentrat dari tambang sehingga utilisasi tetap tinggi.

Selain itu, upaya seperti mengendalikan biaya, terutama konsumsi energi dan efisiensi operasional tetap harus dilakukan AMMN. Emiten ini juga perlu aktif mengembangkan pasar domestik maupun ekspor untuk produk hilir seperti katoda tembaga dan produk sampingan dari smelter.

Nafan sendiri merekomendasikan wait and see saham AMMN.

Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, secara teknikal, pergerakan saham AMMN berada di fase uptrend meski cenderung melandai. Saham AMMN masih mampu berada di atas klaster MA20 dan MA60, walau selama dua hari belakangan didominasi tekanan jual. Indikator MACD cenderung melandai di area positif dengan Stochastic yang terkoreksi di area netral.

Lantas, Herditya merekomendasikan buy on weakness saham AMMN dengan support di level Rp 3.700 per saham dan resistance di level Rp 4.400 per saham serta target harga di kisaran Rp 4.620--Rp 4.800 per saham.

Baca Juga: Sektor Saham Ini Terdampak Ketidakpastian Pimpinan Bank Sentral

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×