kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Laba AUTO turun saat pendapatan naik


Rabu, 26 Februari 2014 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah petugas Pertamina melakukan pemeriksaan pengerjaan proyek Pambangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), di Rumah Sakit Pertamina Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/7). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc/17.


Reporter: Cindy Silviana Sukma | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Salah satu grup Astra International, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatat pertumbuhan pendapatan bersih 29,3% menjadi Rp 10,7 triliun di tahun 2013.

Sedangkan tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan Rp 8,3 triliun. Namun sebaliknya, laba bersih perusahaan justru turun 4,5% menjadi Rp 1,01 triliun dari sebelumnya RP 1,05 triliun.

Direktur AUTO Robby Sani bilang, menurunnya laba bersih perusahaan disebabkan kenaikan harga material dan upah karyawan yang tak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pelanggan.

Padahal, tahun 2012 lalu, AUTO sempat membubuhkan kenaikan laba bersih 4,6% dibandingkan perolehannya di tahun 2011 lalu.

Segmen manufaktur mencatat kenaikan pendapatan terbesar 34,3% menjadi Rp 6,3 triliun dari total pendapatan. "Karena adanya akuisisi perusahaan baru dan pertumbuhan industri otomotif," ungkap Robby dalam pernyataan resmi, Rabu (26/2). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×