kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Kurs rupiah spot koreksi setelah menguat lima hari (UPDATE 13.21 WIB)


Senin, 19 November 2018 / 13:23 WIB
Kurs rupiah spot koreksi setelah menguat lima hari (UPDATE 13.21 WIB)
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Disa Ayulia Agatha | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat menguat tipis, nilai tukar rupiah di pasar spot siang ini justru melemah. Senin (19/11) pukul 13.21 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot berada di Rp 14.621 per dollar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah spot ini melemah 0,06% ketimbang penutupan akhir pekan lalu pada Rp 14.612 per dollar AS. Rupiah spot melemah tipis setelah menguat dalam lima hari perdagangan berturut-turut sepekan lalu.

Masih berlanjutnya sentimen positif dari kebijakan pemerintah yaitu paket kebijakan ekonomi jilid XVI memberikan stimulus terhadap pergerakkan mata uang Garuda yang terus bergerak di bawah Rp 15.000 per dollar AS.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan selain paket kebijakan ekonomi jilid XVI, dengan Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) turut memberikan dorongan lain pasca rilisnya berbagai data perekonomian yang defisit sebelumnya.

Pasalnya, defisit transaksi berjalan meningkat menjadi US$ 8,8 miliar atau setara 3,37% dari produk domestik bruto (PDB). Sedangkan neraca perdagangan tercatat kembali defisit sebesar US$ 1,82 miliar (month to month) atau secara kumulatif Januari-Oktober 2018, defisit perdagangan mencapai US$ 5,51 miliar. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk antisipasi kenaikan suku bunga global dalam beberapa bulan ke depan.

Federal Reserve menilai perekonomian global mengalami perlambatan akibat isu dalam Eropa dan Tiongkok. “Ia berpendapat AS perlu melihat kondisi perlambatan ekonomi ini dan kenaikan suku akan bergantung pada data ekonomi seperti inflasi dan data tenaga kerja AS,” kata Ibrahim.

Ibrahim memproyeksikan kemungkinan rupiah akan kembali bergera kisaran Rp 14.480-Rp 14.590 per dollar dalam penutupan perdagangan sore nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×