kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.891   15,00   0,08%
  • IDX 6.330   62,48   1,00%
  • KOMPAS100 828   6,24   0,76%
  • LQ45 629   2,91   0,46%
  • ISSI 219   2,92   1,35%
  • IDX30 352   0,49   0,14%
  • IDXHIDIV20 427   -1,13   -0,26%
  • IDX80 95   0,69   0,73%
  • IDXV30 118   0,32   0,27%
  • IDXQ30 111   -0,13   -0,12%

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 15.375 Per Dolar AS, Selasa (19/9) Pagi


Selasa, 19 September 2023 / 10:21 WIB
Kurs Rupiah Melemah ke Rp 15.375 Per Dolar AS, Selasa (19/9) Pagi
ILUSTRASI. Selasa (19/9) pukul 10.00 WIB, kurs rupiah spot melemah 0,03% ke Rp 15.375 per dolar AS.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini. Pelemahan rupiah hari ini merupakan pelemahan di hari ketiga berturut-turut.

Selasa (19/9) pukul 10.00 WIB, kurs rupiah spot melemah 0,03% ke Rp 15.375 per dolar AS dari posisi kemarin Rp 15.370 per dolar AS.

Rupiah mencapai posisi paling lemah terhadap dolar AS sejak pertengahan Maret 2023. 

"Pelemahan rupiah kemungkinan akan berlanjut selama ekonomi AS tahan banting dan tetap menjaga yield US Treasury tinggi lebih lama," kata analis Maybank dalam catatan klien yang dikutip Bloomberg.

Baca Juga: BRI Proyeksikan Transaksi Valas Tembus US$ 100 Miliar Hingga Akhir 2023

Pekan ini, bank-bank sentral akan mengumumkan kebijakan suku bunga, termasuk Federal Reserve AS dan Bank Indonesia. The Fed diprediksi menahan suku bunga pada pekan ini tetapi masih mungkin mengerek suku bunga sekali lagi sebelum tutup tahun.

Pelemahan nilai tukar rupiah hari ini beriringan dengan mayoritas mata uang Asia. Hanya peso Filipina, won Korea, dan dolar Hong Kong yang menguat terhadap the greenback.

Sementara indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia turun tipis ke 105,14 pada pagi ini. Indeks dolar bergerak di atas 105 dalam empat hari perdagangan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×