kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Kurs rupiah mampu bertahan di bawah level Rp 14.000 pada pekan ini


Jumat, 08 Februari 2019 / 18:06 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat tertekan di awal perdagangan, kurs rupiah berhasil menguat dan bertahan di bawah level Rp 14.000 per dollar AS di akhir perdagangan Jumat (8/2). Mengutip Bloomberg, Jumat (8/2) pukul 16.05 WIB, kurs rupiah di pasar spot berakhir menguat 0,13% ke level Rp 13.955 per dollar AS. Namun selama sepekan, rupiah terkoreksi 0,05% dari Rp 13.948 per dollar AS pada Jumat pekan lalu (1/2).

Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), kurs rupiah melemah 0,1% menjadi Rp 13.992 per dollar AS. Dalam sepekan, rupiah di kurs tengah BI juga terkoreksi 0,1% dari level Rp 13,978 per dollar AS.

Ekonom Sucor Sekuritas Luthfi Ridho menilai, rupiah dalam pekan ini masih dalam tren apresiasi. Sebab pelaku pasar beralih dari dollar AS ke mata uang emerging market, termasuk rupiah.

Investor melepas dollar AS karena Presiden AS Donald Trump mengindikasikan ekonomi AS cenderung dovish. Ini sejalan dengan rilis data klaim pengangguran terbaru AS yang mencapai 234.000, melebihi ekspektasi sebanyak 220.000. Selain itu indeks non-manufaktur AS juga menunjukan performa negatif di level 56,7, di bawah proyeksi sebesar 67,2.

“Kabar pemerintahan AS yang akan kembali shutdown juga membuat rupiah dalam tren positif,” kata Luthfi kepada Kontan.co.id, Jumat (8/1). Belum lagi sentimen perang dagang AS dan China yang mulai mendapatkan sinyal baik.

Ia menambahkan, rupiah yang melemah dalam sepekan masih wajar karena di akhir pekan pasar cenderung ambil untung. Pelemahannya juga tidak signifikan dan rupiah masih berada di bawah Rp 14.000 per dollar AS.

Luthfi memprediksikan pekan depan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.900-Rp 14.300 per dollar AS. “Masih dalam tren penguatan,” katanya. Sedangkan untuk perdagangan Senin (11/2), rupiah bakal bergerak di Rp 13.900-Rp 14.000 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×