kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kupon SBR002 diprediksi 6,5%-7%


Senin, 28 Maret 2016 / 18:47 WIB
Kupon SBR002 diprediksi 6,5%-7%


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI rate secara berturut-turut dalam tiga bulan terakhir diprediksi berimbas terhadap penetapan kupon saving bond ritel (SBR) seri 002.

Analis Capital Asset Management Desmon Silitonga memperkirakan, SBR002 akan menawarkan kupon rendah seiring penurunan BI rate ke level 6,75%. Diprediksi, kupon SBR akan berkisar 6,5%-7%. "Kemungkinan kupon tidak akan berbeda jauh dari posisi BI rate saat ini," tutur Desmon di Jakarta, Senin (28/3).

Asumsi kupon tersebut juga mempertimbangkan tenor yang ditetapkan hanya sepanjang dua tahun. Selain itu, pemerintah juga akan menerapkan opsi early redemption sehingga kupon tak setinggi SBR001.

Sekadar mengingatkan, seri SBR001 yang diterbitkan pada 2014 lalu memberikan kupon sebesar 8,75% (LPS rate 7,5%+125 bps).

Menurut Desmon, rendahnya kupon akan berimbas terhadap minimnya minat investor. "Sifat instrumen yang tidak dapat ditransaksikan di pasar sekunder juga akan mepengaruhi permintaan sehingga hanya akan berkisar Rp 2 triliun-Rp 5 triliun," tuturnya.

Kendati demikian, SBR masih lebih menarik ketimbang instrumen sejenis seperti deposito. Menurut Desmon, penetapan bunga mengambang akan menguntungkan saat suku bunga LPS naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×