kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kuartal II, produksi nikel INCO naik 15%


Kamis, 21 Juli 2016 / 19:33 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Yudho Winarto

Tahun ini, INCO hanya menargetkan belanja modal (capital expenditure) sebesar US$ 90 juta hingga US$ 100 juta. Nilai belanja modal ini lebih rendah dari realisasi belanja modal tahun lalu yang sebesar US$ 106,4 juta. Belanja itu juga hanya difokuskan untuk produksi perseroan.

Hingga Kuartal I 2016, INCO membukukan pendapatan sebesar US$ 108,7 juta turun 38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Harga nikel di awal tahun 2016 yang menurun membuat harga realisasi rata-rata INCO jatuh, sehingga menggerus pendapatan perseroan.

Hal ini membuat perseroan masih mencetak rugi sebesar US$ 15,4 juta. Padahal pada Kuartal I tahun lalu, INCO masih membukukan laba tahun berjalan sebesar US$ 25,05 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×