kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.876   -59,00   -0,33%
  • IDX 5.825   -71,16   -1,21%
  • KOMPAS100 755   -9,67   -1,26%
  • LQ45 576   -7,92   -1,36%
  • ISSI 201   -1,47   -0,72%
  • IDX30 327   -4,48   -1,35%
  • IDXHIDIV20 403   -4,61   -1,13%
  • IDX80 86   -1,07   -1,23%
  • IDXV30 109   -0,82   -0,75%
  • IDXQ30 105   -1,32   -1,24%

Kuartal 3 2012, WIKA raih kontrak Rp 11,2 T


Kamis, 18 Oktober 2012 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa tanda bukti vaksinasi Covid-19 kepada pengunjung sebelum memasuki pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta, Minggu (8/8/2021).


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 11,2 triliun sampai dengan September 2012.

"Yang terbesar adalah proyek Sudirman Suite di Jakarta senilai Rp 350 miliar," ungkap Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Natal Argawan Pardede, Kamis (18/10).

Selain itu, kontrak baru lainnya adalah proyek konstruksi Aston Priority di Jakarta senilai Rp 149 miliar, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Gas (PLTMG) di Riau senilai Rp 270 miliar, Jembatan Merah Putih Bentang Tengah di Ambon senilai Rp 125 miliar, dan Jalan Yos Sudarso di Kutai Kalimantan Timur senilai Rp 150 miliar.

Ia menambahkan, sampai dengan akhir 2012 perseroan menargetkan raihan kontrak baru sebesar Rp 16,25 triliun. Sementara itu, target pendapatan diperkirakan bisa mencapai Rp 12 triliun pada akhir tahun. "Sampai sekarang masih inline dengan target," kata Natal.

Wijaya Karya masih membidik sejumlah proyek lagi hingga pengujung tahun. Antara lain, proyek pembangunan jalan, jembatan, power plant, dan bendungan. Namun, ia belum dapat menyebutkan nilainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×