kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Krisis Yunani menekan harga minyak


Selasa, 07 Februari 2012 / 07:30 WIB
ILUSTRASI. Promo Pizza Hut Delivery hari ini 17 Februari 2021 menghadirkan pizza mulai dari harga Rp 88.000. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Harga kontrak minyak dunia ditransaksikan mendekati level terendah dalam dua hari terakhir di New York. Pada pukul 10.29 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran Maret berada di level US$ 97,15 per barel atau turun 24 sen di New York Mercantile Exchange. Kemarin, harga minyak turun 93 sen menjadi US$ 96,91 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 2 Febuari lalu. Sepanjang tahun ini, harga minyak sudah turun 1,7%.

Penurunan harga minyak terjadi seiring spekulasi investor bahwa permintaan minyak akan melorot akibat krisis utang Eropa. Kemarin, Kanselir Jerman Angela Merkel bilang, waktu bagi Yunani sudah hampir habis. Pernyataan itu diungkapkan Merkel setelah mengetahui pimpinan politik Yunani menunda pembahasan mengenai utangnya dengan Troika menjadi hari ini (7/2).

Selain itu, pasar juga memprediksi, cadangan minyak AS akan mencatatkan kenaikan. Hasil survei Bloomberg menunjukkan, cadangan minyak AS akan naik sebesar 2,5 juta barel. Data mengenai cadangan minyak ini akan dirilis besok (8/2).

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik US$ 1,35 atau 1,2% menjadi US$ 115,93 per barel di ICE Futures Europe exchange, kemarin. Suhu dingin ekstrem di kawasan Eropa mendongkrak permintaan minyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×