kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Koreksi teknikal bebani harga nikel


Kamis, 11 Agustus 2016 / 21:04 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setelah melaju kencang harga nikel di perdagangan hari ini harus terkikis.

Mengutip Bloomberg, Kamis (11/8) pukul 11.34 di Shanghai, harga nikel kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange merosot 0,8% menjadi US$ 10.770 per metrik ton dibanding hari sebelumnya.

“Kenaikan harga nikel kemarin sangat tinggi dan berlebihan. Efeknya harga sekarang masuk area overbought dan koreksi sebagai bagian dari penyesuaian posisi,” ujar Steve Hardcastle, Head of Industrial Commodities Broker Sucden Financial Ltd, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (11/8).

Koreksi juga datang akibat kemerosotan harga minyak mentah dunia. Faktor ini berimbas negatif terhadap pergerakan harga komoditas lainnya termasuk nikel. Pasar juga masih mengunggulkan USD sembari menanti lanjutan data signifikan yang akan rilis akhir pekan nanti. Jejeran katalis ini yang membebani harga nikel untuk jangka pendek.

Walau memang secara fundamental faktor dari Filipina masih menjadi penopang kenaikan harga nikel. Terbaru Departemen Lingkungan Filipina akan menunda izin aktivitas dua tambang. Tentunya hal ini akan semakin mengempiskan pasokan nikel di pasar global.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×