kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.716   73,19   1,30%
  • KOMPAS100 738   10,40   1,43%
  • LQ45 559   6,09   1,10%
  • ISSI 199   2,35   1,19%
  • IDX30 317   2,72   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 84   1,04   1,26%
  • IDXV30 106   -0,24   -0,23%
  • IDXQ30 102   0,48   0,47%

Koreksi teknikal bebani harga nikel


Kamis, 11 Agustus 2016 / 21:04 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setelah melaju kencang harga nikel di perdagangan hari ini harus terkikis.

Mengutip Bloomberg, Kamis (11/8) pukul 11.34 di Shanghai, harga nikel kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange merosot 0,8% menjadi US$ 10.770 per metrik ton dibanding hari sebelumnya.

“Kenaikan harga nikel kemarin sangat tinggi dan berlebihan. Efeknya harga sekarang masuk area overbought dan koreksi sebagai bagian dari penyesuaian posisi,” ujar Steve Hardcastle, Head of Industrial Commodities Broker Sucden Financial Ltd, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (11/8).

Koreksi juga datang akibat kemerosotan harga minyak mentah dunia. Faktor ini berimbas negatif terhadap pergerakan harga komoditas lainnya termasuk nikel. Pasar juga masih mengunggulkan USD sembari menanti lanjutan data signifikan yang akan rilis akhir pekan nanti. Jejeran katalis ini yang membebani harga nikel untuk jangka pendek.

Walau memang secara fundamental faktor dari Filipina masih menjadi penopang kenaikan harga nikel. Terbaru Departemen Lingkungan Filipina akan menunda izin aktivitas dua tambang. Tentunya hal ini akan semakin mengempiskan pasokan nikel di pasar global.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×