kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Koreksi rupiah masih akan berlanjut


Rabu, 05 April 2017 / 09:00 WIB
Koreksi rupiah masih akan berlanjut


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih rentan koreksi. Di pasar spot, pada Selasa (4/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah 0,05% ke Rp 13.331. Sedangkan kurs tengah rupiah di Bank Indonesia terkoreksi 0,02% menjadi Rp 13.326 per dollar AS.

Reny Eka Putri, Analis Pasar Uang Bank Mandiri, mengatakan, rupiah terkoreksi tipis karena pasar bersikap wait and see atas perkembangan rencana kenaikan suku bunga bank sentral AS. Apalagi dalam beberapa hari terakhir banyak pejabat The Fed menyampaikan pernyataan dovish.

"Potensi kenaikan suku bunga cenderung menarik investor untuk membeli USD," papar Reny. Selanjutnya, pasar menanti rilis notulensi rapat FOMC, Kamis (6/4). Dari dalam negeri minim sentimen.

Putu Agus Pransuamitra, Analis Monex Investindo Futures, melihat, koreksi rupiah masih akan terjadi sampai data tenaga kerja AS dirilis akhir pekan ini. Data tersebut akan mempengaruhi keputusan The Fed menaikkan suku bunga.

Hari ini (5/4), Putu memperkirakan rupiah akan tertekan dan bergerak di kisaran Rp 13.300-Rp 13.350 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×