kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Konflik AS-Iran meningkat, rupiah berpeluang menguat


Senin, 24 Juni 2019 / 09:04 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah berpotensi menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (24/6). Hal ini didorong oleh pelemahan indeks dollar AS akibat peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan, indeks dollar AS melemah di level 96,00—96,10 pada hari ini. Kurs dollar AS pun berpeluang terkoreksi di hadapan hampir semua mata uang utama dunia.

Pelemahan dollar AS disebabkan oleh tensi konflik yang meningkat antara AS dan Iran usai ditembak jatuhnya drone milik negeri Paman Sam. “Mata uang yen akhirnya dipilih sebagai aset safe haven di tengah naiknya tensi geopolitik,” tulis Mikail dalam riset harian yang diterima Kontan.co.id.

Dengan demikian, rupiah berpeluang menguat terhadap dollar AS. Namun, penguatan rupiah akan terbatas mengingat data neraca perdagangan Indonesia bulan Mei diprediksi akan mengalami defisit sekitar US$ 1,8 miliar—US$ 2 miliar ketika dirilis hari ini.

Maka dari itu, Mikail memproyeksikan rupiah akan menguat di kisaran Rp 14.110—Rp 14.140 per dollar AS pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×