kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.887   64,00   0,36%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Konflik AS-Iran Buntu, Selat Hormuz Jadi Kunci Nasib Harga Minyak


Kamis, 28 Mei 2026 / 09:10 WIB
Konflik AS-Iran Buntu, Selat Hormuz Jadi Kunci Nasib Harga Minyak
ILUSTRASI. NORWAY-SWF/ESG (REUTERS/Eli Hartman)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka WTI naik mendekati US$ 90 per barel pada hari Kamis (28/5). Harga minyak pulih setelah terkoreksi sehari sebelumnya karena negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tetap buntu atas beberapa isu kunci yang terkait dengan pengakhiran konflik. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (28/5), di antara hambatan utama adalah tuntutan Teheran untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz dan melestarikan program nuklirnya. 

Presiden AS Donald Trump juga menegaskan kembali bahwa Washington tidak akan menerima apa yang ia sebut sebagai kesepakatan yang buruk, sambil menolak setiap pencabutan sanksi meskipun Iran menyerukan penghentian serangan dan konsesi ekonomi. 

Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan adanya draf perjanjian tidak resmi yang bertujuan untuk menghentikan perang, meskipun Gedung Putih menolak klaim tersebut sebagai "sebuah rekayasa sepenuhnya." 

Meskipun demikian, harga minyak tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut di tengah harapan bahwa kedua pihak pada akhirnya dapat mengamankan perjanjian perdamaian dan membuka kembali Selat Hormuz.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×