kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.107
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS621.140 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kondisi cuaca mengganggu operasional Delta Dunia Makmur

Kamis, 17 Mei 2018 / 23:27 WIB

Kondisi cuaca mengganggu operasional Delta Dunia Makmur
ILUSTRASI. BUMA, anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas penambangan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) belum sejalan dengan meningkatnya kontrak penambangan yang diperoleh melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri (BUMA).

Sejak awal tahun hingga April 2018, pengupasan tanah atawa overburden removal yang dilakukan melalui anak usaha DOID, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) tercatat 108,9 juta bank cubic maters (bcm), turun 2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,111,2 juta bcm.

Total produksi batubaranya sebesar 13 juta ton. Angka itu turun 5% dibanding Januari-April 2017, 13,7 juta ton.

Penurunan itu dipicu oleh kondisi cuaca yang kurang mendukung. Namun, memasuki kuartal II ini kondisi itu mulai berbalik. Kondisi cuaca lebih baik sehingga aktivitas penambangan menjadi lebih lancar.

Hal itu tercermin dari overburden removal per April 2018 yang sebesar 29,1 juta bcm. Sedang produksi batubaranya sebesar 3,3 juta ton. Kedua angka itu mencerminkan angka produksi harian yang lebih tinggi 3% dibanding bulan sebelumnya.

Maret 2018, overburden removal tercatat 29,1 juta bcm. Sementara, produksi batubaranya sebesar 3,4 juta bcm.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhamad Nafan Aji mengatakan, meredanya curah hujan akan memberikan efek positif bagi DOID. "Apalagi secara eksternal, pergerakan harga komoditas batubara berpotensi menguat ke depan," imbuhnya, Kamis (17/5).

Harga batubara Newcastle kemarin sempat di level US$ 105,85 per ton. Sehingga, hal itu berpotensi memberikan katalis positif bagi meningkatnya kinerja pendapatan maupun laba bersih DOID ke depannya.

Dari segi pergerakan harga saham, DOID membentuk pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Apalagi saat ini pergerakan harga saham DOID lebih cenderung bertahan di atas garis up channel, sehingga secara umum, arah tren DOID ke depannya masih bullish.

"Buy saham DOID dengan target harga sepekan Rp 1.390 per saham," pungkas Nafan.

 


Reporter: Dityasa H Forddanta
Editor: Sofyan Hidayat

EMITEN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 1.0600 || diagnostic_web = 1.2257

Close [X]
×